Tuesday, March 1, 2016

Keindahan Tanjung Bira Beach dan Kapal Pinisi di Bulukumba, Sulawesi Selatan

Tanjung Bira, keindahan pantai berpasir lembut, air laut yang bening dan langit biru di Sulawesi Selatan.

Jika Anda pencinta pantai, Kami merekomendasikan Pantai Tanjung Bira di sebelah selatan Sulawesi dan hanya berjarak 153 km dari Makassar. Tanjung Bira terkenal dengan pasir pantainya yang selembut tepung terigu dan air lautnya yang jernih. Pemandangan garis pantai yang membujur panjang membentang sepanjang mata memandang akan membuat Anda terpukau!

Pesona Tanjung Bira

Karena siang di Tanjung Bira begitu terik, paling enak duduk santai di salah satu warung sambil menikmati es kelapa muda atau minuman dingin. Pemandangan di depan mata sungguh sempurna: langit biru, pantai dan laut yang jernih.


Pulau Liukang Loe adalah salah satu keindahan di Tanjung Bira yang wajib dikunjungi. Pulau kecil ini tidak jauh dari pesisir pantai Tanjung Bira. Hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk mencapainya dengan speedboat yang melaju kencang. Pesona pantai pulau mungil ini tidak kalah dengan Tanjung Bira. Pantai di pulau ini begitu nikmat karena cenderung masih sepi dan alami.

Baca Juga: Menikmati 5 Pantai Cantik di Pulau Semau, Kupang, Nusa Tenggara Timur


Menurut keterangan dari crew speedboat yang disewa penulis, jarang sekali ada wisatawan lokal yang mampir ke sana. Entah apa alasannya, yang pasti pasirnya putih bersih dengan air laut yang bening sempurna. Tidak banyak pohon di pulau ini sehingga sinar matahari di siang bolong bisa panas terik.

Kapal Pinisi di Panrang Luhu

Hal lain yang menarik di Tanjung Bira adalah kapal Pinisi. Kapal kayu andalan masyarakat Bugis yang terkenal di dunia internasional dibuat di sini. Sutiknyo, kontributor Skyscanner, sempat mengunjungi salah satu lokasi pembuatan perahu fenomenal ini di daerah Panrang Luhu. Pembuatan kapal megah yang konon katanya tangguh di laut itu biasanya dikerjakan oleh beberapa orang dan memakan waktu yang tidak sedikit - kadang bisa sampai lebih dari setahun.


Sebenarnya pembuatan kapal Pinisi di Tanjung Bira juga dilakukan di tempat lain seperti di pantai Lemo-lemo dan di Tana Beru. Namun, dari ketiga lokasi pembuatan kapal Pinisi tersebut, di Panrang Luhulah yang paling raksasa perahunya.

Semburat cahaya petang memantul begitu sempurna di permukaan air laut. Beberapa pengunjung asyik menikmati matahari terbenam sambil berendam di kejernihan air laut. Jika tidak mau basah-basahan berendam di laut, Anda bisa memesan secangkir kopi Toraja di warung-warung kecil sepanjang pantai dan menikmati suasana petang dan sunset cantik sambil meneguk kopi yang nikmat.

Cara Menuju Tanjung Bira

Banyak cara menuju ke Tanjung Bira. Destinasi pertama adalah kota Makassar karena biasanya dari kota inilah kita bisa menemukan transportasi untuk ke Tanjung Bira. Di bandara Makassar sebenarnya sudah ada yang menawarkan jasa untuk mengantarkan Anda ke sejumplah tujuan di Makassar. Pandai-pandailah menegosiasikan harga. Jika tidak mau pakai mobil rental di bandara, Anda bisa naik taksi menuju terminal Malengkeri. Dari terminal ini ada dua alternatif untuk ke Tanjung Bira.

Alternatif pertama adalah jasa travel. Biasanya mereka menawarkan minibus. Harga tiketnya antara Rp30.000 - 60.000 tergantung tingakt keahlian tawar menawar Anda. Jika Anda datang dengan rombongan sewalah mobil karena akan lebih menguntungkan. Banyak jenis mobil juga yang disediakan jasa travel itu. Harga sewa sekali jalan dari terminal Malengkeri ke Tanjung Bira biasanya berkisar antara Rp300.000 - 500.000.

Alternatif kedua adalah naik bis jurusan Selayar. Beritahu petugas bisnya bahwa Anda hendak turun di Tanjung Bira. Jangan sampai ketiduran dan ketika bangun Anda bisa jadi sudah di atas kapal ferry penyeberangan menuju Selayar. Harga tiket bis dari terminal Malengkeri ke Tanjung Bira sekitar Rp70.000. Bis membrikan kenyamanan lebih dari segi kursi dan AC dibandingkan mobil travel yang biasanya diisi dengan 10 penumpang.

Ada beberapa operator bis yang melayani rute Makasar-Selayar, namun menurut sejumlah orang di terminal Malengkeri, bis yang paling nyaman adalah Mahkota dan Sumber Mas. Biasanya bis-bis itu berangkat dari terminal pukul 9 pagi. Jika ketemu calo mobil, bilang saja Anda mau ke Selayar, pasti mereka akan mengarahkan Anda ke loket bis.


Beberapa Rekomendasi Akomodasi

Amatoa resort: Pilihan favorit penulis karena paling nyaman menurutnya. Tempatnya di tepi sebuah tebing indah dan di bawahnya laut yang jernih.
Bira View Hotel: Hotel ini letaknya di atas tebing karang sejajar dengan Amatoa resort. Bentuknya rumah panggung dengan AC dan dari terasnya kita bisa menikmati indahnya Tanjung Bira.
Bara Beach Bungalows: Bungalow ini sangat seru karena terletak di pinggir pantai pasir putih yang sepi.
Sunshine Bungalows: Bungalow ini murah meriah, kamar tanpa AC tetapi berada di atas bukit dengan view yang memesona sekali. Tempat ini dIkelola sepasang suami istri Inggris-Indonesia.

Kontributor artikel dan foto: Sutiknyo, pemilik blog travel LostPacker


Menikmati 5 Pantai Cantik di Pulau Semau, Kupang, Nusa Tenggara Timur

Menikmati 5 Pantai Cantik di Pulau Semau, Kupang, Nusa Tenggara Timur - Hamparan pantai-pantai indah menyebar di beberapa bagian pulau yang kering namun menawarkan sejuta pesona keindahan yang luar biasa ini. Menurut Sutiknyo, yang membagikan pengalaman travelnya dengan Skyscanner, semuanya masih alami karena belum tersentuh oleh tangan-tangan _jahil _manusia. Daerahnya kering dan tandus tetapi di beberapa bagian terdapat lahan pertanian yang tetap hijau dari hadirnya musim hujan. Berikut pantai-pantai yang harus dikunjungi di sana katanya.

1. Pantai Liman

Dinamai pantai Liman karena di dekat pantai ini ada sebuah bukit yang oleh masyarakat sekitar di kenal dengan nama bukit Liman. Memandang ke segala arah dari atas bukit liman menimbulkan sensasi keindahan yang luar biasa. Siang yang terik tak menyurutkan niat saya untuk naik keatas puncak bukitnya.

2. Pantai Otan

Pantai yang landai ini memiliki garis pantai yang sangat panjang. Pantainya sendiri berpasir putih dan memiliki riak ombak yang tidak terlalu besar. Jadi masih aman untuk sekedar bermain air disana. Siang yang terik tidak membuat pantai Otan kehilangan pesonanya. Saya rela berpanas-panasan demi bermain air di pantai indah ini. Jika tidak suka berpanas-panasan, silahkan menikmatinya saja di bawah pepohonan rindang sambil membaca buku kesukaan. Mendengarkan musik juga bisa sejenak melupakan rutinitas harian yang terkadang menjemukan.


3. Pantai Onanbalu

Pantai ini terletak di teluk Onanbalu. Pantainya sendiri memiliki karakteristik yang panjang. Terdapat banyak petani rumput laut di pantai ini. Pohon-pohon perdu di pinggir pantai adalah tempat terasik untuk menikmati pemandangannya.

4. Pantai Uih Make

Pantai ini sejatinya tidak terlalu jauh letaknya dari pantai Onanbalu. Pasir pantainya halus dengan bebatuan karang di ujung-ujung pantainya. Untuk menuju pantainya kita harus menuruni bukit terlebih dahulu karena memang letak pantainya ada di bawah bukit.


5. Pantai Uitiuhtuan

Pantai ini letaknya tidak jauh dari pantai Liman. Jika kita dari arah desa Uiboa pasti akan melihat pantai ini terlebih dahulu sebelum sampai di pantai Liman. Pasir pantai di sini juga sangat halus. Karakteristik pantainya landau dengan beberapa pohon kelapa di pinggir pantainya. Berjalan-jalanlah menyusuri pantainya untuk melihat keseluruhan pantai yang indah ini.


Tips Liburan ke Pulau Semau, Kupang

Kelima pantai tersebut masih sepi dan minim fasilitas. Jadi untuk mengunjunginya persiapkanlah segala kebutuhan sewaktu masih di Kupang. Belum ada ATM di Semau, jadi bawalah uang tunai untuk keperluan selama berada di pulau ini. Kalau tidak mau menginap Anda bisa menikmati day tour mengelilingi pantai-pantai itu dari pagi hingga sore hari. Pastikan dulu jadwal kapal warga yang akan membawa Anda kembali ke Kupang.

Apabila Anda berencana datang dengan rombongan lebih baik menyewa kapal sendiri dengan perjanjian nanti akan diantar kembali ke kupang di sore harinya. Tapi jika kita mau merasakan sensasi keindahan itu lebih lama bisa menginap di rumah warga atau kalau mau merasakan sensasi petualangan, _camping _adalah pilihan yang tepat.

Dari pelabuhan tempat mendaratnya kapal dari Kupang kita masih harus menempuh jalan darat untuk sampai ke pantai-pantai tersebut. Tidak ada kendaraan umum yang melayani, hanya ada ojek dan mobil pick-up yang bisa disewa. Tantanglah diri Anda untuk merasakan sensasi petualangan di pulau yang indah itu.

Source: Skyscanner

Gili Nanggu, Wisata yang belum populer namun memiliki spot terbaik!

Bagi wisatawan yang baru pertama kali ke pulau Lombok, mungkin tidak memasukkan agenda kunjungan ke Gili Nanggu sebagai destinasi liburan. Selama ini mereka hanya mendengar keindahan Gili Trawangan, Meno dan Air. Lalu, biasanya agenda yang telah dipersiapkan memasukkan pantai Senggigi Lombok sebagai destinasi akhir sebagai tempat beristirahat nyaman setelah bertualang keliling kepulauan ini. Walau belum populer, bagi yang sudah pernah mengunjungi Gili Nanggu, pasti mengatakan tempat ini yang terbaik. Mengapa demikian? Silakan ikuti ulasan perjalanan yang saya tulis di bawah ini.


Lokasi Gili Nanggu

Jika anda ingin menuju pulau ini, sebenarnya perjalanan cukup mudah. Lokasi Gili Nanggu terletak di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Indonesia. Lokasi nya sekitar 30 menit dari Pelabuhan Lembar yaitu pelabuhan penyebrangan ferry Bali-Lombok. Atau sekitar 1,5 jam dari Bandara International Praya. Sebelum menuju ke tempat wisata indah ini, sebaiknya anda kunjungi tempat persewaan alat snorkeling yang ada di wilayah Sekotong, karena di Gili Nanggu belum tersedia. Biasanya sewa satu set alat snorkeling terdiri dari mask, snorkel, fin, dan pelampung harganya 50 ribu rupiah. Jangan lupa untuk membeli roti dalam botol plastik untuk makan ikan-ikan saat anda menyelam. Kunjungan anda ke pulau atau Gili Nanggu ini sebaiknya sebagai tujuan pertama saat berlibur menikmati seluruh tempat wisata menarik di Lombok. Alasannya, karena tempat ini cukup dekat dengan Bandara Praya maupun pelabuhan penyeberangan ke pulau Dewata. Banyak wisatawan yang menjadikan tempat ini sebagai destinasi terakhir, dan akhirnya kelupaan atau bahkan sudah terlalu lelah berkeliling, sehingga membatalkan kunjungan.


Kegiatan Wisata

Jika anda singgah ke Gili Nanggu Lombok, maka kegiatan wajib yang anda lakukan adalah:

Menyelam dan Snorkeling. Siapapun yang pernah mengunjungi pulau ini pasti sepakat bahwa keindahan alam bawah lautnya sangat mempesona. Jika ingin memberi makan ikan-ikan yang berwarna-warni, bisa dilakukan di pinggir pantai. Biasanya, pengunjung bisa seharian menyelam dan snorkeling di tempat ini. dan inilah kegiatan utama yang harus anda lakukan.
Berfoto. Hampir setiap sudut pulau ini memiliki pemandangan yang indah sebagai obyek fotografi. Bahkan sisa-sisa resort yang ada di Gili Nanggu ini juga cukup eksotis sebagai latar belakang foto (background). Pulau ini tidak berpenghuni sehingga anda hanya bertemu sesama pelancong yang ingin menikmati suasana sepi dan mendengarkan bisikan angin laut.
Berjemur. Kegiatan ini paling disukai oleh wisatawan mancanegara khususnya dari negara Australia. Pantai yang tenang dengan udara laut yang segar membuat para turis tertidur seharian di pinggir pantai Gili Nanggu.


Ada rumor yang beredar bahwa pulau ini akan dijual ke perorangan karena membutuhkan pengelolaan secara khusus. Dan ini juga yang menjadikan wisatawan berpikir untuk membatalkan kunjungan ke Gili Nanggu di Lombok, karena menganggap tidak ada yang bisa dinikmati di sini. Pendapat ini salah besar. Sebaiknya, cobalah untuk mengunjunginya, dan nikmati keindahan alami pulau ini, yang tidak ternodai oleh kehidupan modern. Anda pasti menyesal pernah berniat membatalkan perjalanan penjelajahan yang sempurna ini.

Pantai Pandawa Bali, Nuansa Eksotis Penuh Ketenangan

Popularitas Pantai Pandawa Bali memanglah tidak setenar pantai Kuta atau Sanur di Pulau Bali. Tetapi, tahukah Anda bahwa pantai yang satu ini dikenal dengan pasir putihnya yang lembut dan birunya air laut yang memukau.

Pantai Pandawa adalah sebuah alternatif bagi Anda yang ingin merasakan ketenangan sembari menikmati wisata pantai yang menyenangkan di Bali. Dan hingga saat ini, Pantai Pandawa masih terus dikembangkan untuk menjadi sebuah destinasi wisata bahari di Bali yang tidak kalah dengan pantai-pantai lainnya yang telah lebih dahulu populer.

Pantai Pandawa Bali terletak di bagian selatan Provinsi Bali, secara administratif masuk dalam wilayah Desa Kutuh, Kecamatan Kutu, Kabupaten Badung. Inilah sebabnya, salah satu tempat wisata di Bali ini juga dikenal dengan sebutan Pantai Kutuh. Anda hanya perlu menempuh perjalanan sejauh 3 km dari Nusa Dua untuk dapat tiba di Pantai Pandawa. Sebelum pembenahan infrastruktur dilakukan pemerintah lokal, akses menuju pantai ini begitu sukar dan membuat redup potensi besar yang dimilikinya.


Ini pula yang menyebabkan pantai Pandawa di Bali pernah dilekatkan dengan sebutan “Secret Beach” atau pantai rahasia karena letaknya yang memang tersembunyi. Bentang alam di sekitar pantai terdiri dari tebing-tebing tinggi yang ditumbuhi semak belukar.

Meski demikian, pesona eksotis pantai ini pada akhirnya dikenal luas kalangan penikmat perjalanan. Hal paling monumental dan menjadi titik balik pantai Pandawa Bali adalah ketika Desa Kutuh meraih juara dua pada lomba desa tingkat nasional di tahun 2011 silam. Sejak itulah promosi pantai ini mulai intensif di jejaring sosial hingga halaman situs online. Bak gayung bersambut, Pemerintah Kabupaten Badung juga membenahi akses ke pantai tersebut dengan membuat jalan sepanjang 1,5 kilometer melewati tebing kapur yang tinggi.

Baca juga Air Terjun Madakaripura, Meditasi Terakhir Sang Legenda di Jawa Timur


Ketika Anda dalam perjalanan menuju pantai Pandawa, Anda dapat menyaksikan tebing-tebing megah terbelah oleh jalanan. Ini menyuguhkan sebuah pamandangan yang unik. Sesuai dengan namanya yang diambil dari kisah pewayangan terkenal, lima tokoh Pandawa, Anda akan menyaksikan pula lima patung Pandawa yang berdiri berjejer tatkala menuju pantai ini.

Alamat Pantai Pandawa: Jl. Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali | Telp. (0361) 2725367
Peta lokasi: klik di sini 
Koordinat GPS: -8.845474,115.185014


Hal Menarik di Pantai Pandawa Bali

Aktivitas paling populer di pantai Pandawa Bali adalah berenang, selain itu juga berkano dan paragliding. Namun, hendaknya lebih berhati-hati bila Anda ingin melakukan aktivitas berkano atau berenang mengingat angin dan gelombang laut di pantai ini belum dapat diprediksi secara presisif. Tetapi bagi para wisatawan asing, cara paling populer untuk menikmati Pantai Pandawa adalah dengan berselancar.


Kawasan pantai Pandawa jauh lebih tenang dari hiruk pikuk wisata ketimbang apa yang dapat Anda temui di Pantai Kuta atau Legian. Inilah sebab mengapa para penikmat wisata bahari datang mengunjungi pantai Pandawa ini untuk mendapatkan pengalaman wisata yang berbeda.

Selain itu, Anda bahkan dapat sekedar bersantai di warung-warung yang terletak di pinggir pantai ini. Dari situ, Anda dapat menikmati panorama pantai sembari menikmati segarnya air kelapa dan menyantap jagung bakar. Satu hal yang lebih menyenangkan, harga makanan di kawasan pantai Pandawa Bali ini tidaklah semahal seperti yang ada di pantai-pantai lainnya. Dan jika Anda sudah mulai merasa bosan, cobalah untuk menikmati pijat refleksi di tenda-tenda yang berdiri di sepanjang pantai Pandawa tersebut.


Jika Anda ingin berjemur di tepian pantai, maka cara yang paling sering dilakukan wisatawan adalah dengan memilih jalur di sebelah kiri saat masuk pantai. Sebab, Pantai Pandawa di Bali ini terbagi ke dalam dua sisi pantai di mana pada sebelah kanan, Anda dapat menjajal olahraga air. Berkano adalah salah satu olahraga air yang patut Anda coba saat ke pantai ini. Dengan kano, Anda dapat menjelajahi sepanjang pesisir pantai. Dan, harganya sewa kano di Pantai Pandawa juga tidaklah mahal.


Selain itu, tidak rugi pula bila Anda ingin sekedar berjalan-jalan menyusuri pinggiran pantai sembari menyaksikan aktivitas para petani rumput laut. Hamparan pasir putih, deburan ombak yang lembut, serta air laut yang jernih sungguh membawa kedamaian wisata bahari yang mengesankan. Anda bahkan dapat berinteraksi dengan petani rumput laut di sana untuk mendapatkan pengetahuan tentang budidaya tanaman rumput laut. Sejak era 1980-an, penduduk lokal memang telah menjadikan pantai ini sebagai salah satu tempat berbudidaya rumput laut.

Selain pasir pantainya yang putih bersih, Pantai Pandawa memiliki daya tarik lain, yaitu konservasi terumbu karang, tebing-tebing kapur dengan goa tempat patung Pandawa, wisata budaya, wisata spiritual, dan tentu saja budidaya rumput laut.

Tidak ketinggalan pula keberadaan patung-patung Pandawa dan Ibu Kunti yang menjadi salah satu spot menarik di pantai Pandawa Bali. Patung-patung ini dipahat oleh seniman asli Bali dan didanai melalui donasi sejumlah investor. Dan tentu saja, berfoto di patung Arjuna adalah satu hal yang paling sering dilakukan wisatawan di pantai ini.

Ada pula satu hal yang perlu untuk diketahui. Pantai Pandawa di Bali adalah pula salah satu kawasan pantai yang disucikan masyarakat lokal. Setidaknya, terdapat enam area yang disucikan di kawasan pantai ini, yakni area batu cupid, tempat upacara Melasti, Pura Dalem Segara, sumur sumber air minum masyarakat desa, Sawan Wela, dan Sawan Sambing.

Oleh karenanya, sejak tahun 2004 pantai ini telah dilindungi oleh hukum adat. Siapapun yang melanggar peraturan yang berlaku di sana, pasti akan mendapatkan sanksi adat. Itu pula sebabnya Anda dapat menyaksikan sejumlah papan peringatan untuk tidak melakukan aktivitas berbau seksual di beberapa areal di kawasan pantai Pandawa tersebut.

Rute Perjalanan ke Pantai Pandawa Bali

Perjalanan dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai ke pantai Pandawa Bali hanya memakan waktu tempuh selama sekitar 1 jam saja. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat tiba lebih dahulu di daerah Kuta, lalu lanjut ke arah Garuda Wastu, kemudian berbelok ke arah kiri menuju Bali Cliff atau Nusa Dua. Di sana, Anda akan menjumpai petunjuk arah bertuliskan “Pantai Pandawa”, lalu berbeloklah ke kiri hingga akhirnya menemukan perempatan, dan terus ikuti saja jalur hingga akhirnya Anda tiba di kawasan pantai Pandawa.

Jika Anda ingin akses yang lebih cepat ke Pantai Pandawa Bali, Anda dapat mengambil rute dari Universitas Udayana atau dari Jimbaran. Untuk pilihan moda transportasi, sebaiknya menggunakan mobil atau motor karena transportasi umum cukup sulit di sana untuk mengantarkan Anda ke Pantai Pandawa.

Penulis: Sarah Armetia

Air Terjun Madakaripura, Meditasi Terakhir Sang Legenda di Jawa Timur

Air Terjun Madakaripura di Jawa Timur memberi Anda suguhan kreasi alam mengagumkan dengan air yang jatuh dari ketinggian laksana membentuk tirai yang dilindungi tebing-tebing kokoh dan tinggi. Madakaripura, demikian nama air terjun ini, adalah air terjun tertinggi kedua di Indonesia setelah Air Terjun Sigura-Gura di Sumatera Utara. Juga, merupakan tempat meditasi terakhir sang legenda, Mahapatih Gadjah Mada dari kerajaan Majapahit.

Air terjun Jawa Timur yang satu ini dijuluki dengan “air terjun abadi” mengingat curahan airnya tak pernah berhenti mengalir. Air Terjun Madakaripura masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo – Tengger – Semeru. Secara administratif, lokasi air terjun berada dalam wilayah Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Keberadaan air terjun terbilang cukup dekat dengan Gunung Bromo. Dengan demikian, Anda yang melakukan pendakian di Gunung Bromo dapat menyempatkan diri datang untuk menyaksikan pesonanya. Letak Air Terjun Madakaripura berada di kaki salah satu bukit di Pegunungan Tengger. Air terjun ini berada pada ceruk dan dikelillingi bukit.
Baca Juga: Lawang Sewu Semarang, Keindahan Arsitektural Bangunan yang Unik dan Klasik


Anda perlu melewati jalan berbatu dan menyeberangi sungai untuk mencapai pintu masuk ke air terjun. Di sepanjang jalan, pemandangan hijau sejuk dapat terlihat dengan dinding-dinding tebing di kiri-kanan jalan. Perjalanan ke lokasi Air Terjun Madakaripura akan memakan waktu sekitar 20 menit dengan berjalan kaki. Anda disarankan tidak membawa beban berat agar tidak cepat lelah. Lazimnya, ada jasa pemandu perjalanan yang akan membawa Anda menuju lokasi air terjun.

Semakin dekat dengan lokasi air terjun, suara gemuruh air semakin keras terdengar. Jika tidak ingin kebasahan, Anda perlu sedikit berhati-hati saat melintasi dinding tebing karena biasanya ada curahan air yang jatuh dari atas.

Menggunakan payung atau mengenakan jas hujan adalah cara terbaik agar tidak basah. Anda dapat menjumpai banyak penjual kantong plastik dan penyewaan payung sehingga perangkat elektronik seperti handphone dan kamera dapat terlindung.

Anda juga sangat disarankan untuk menggunakan sandal gunung atau sepatu tahan air. Tanah dan bebatuan basah membuat jalanan menjadi licin. Juga terdapat genangan air yang tentu saja akan membuat perjalanan Anda terasa kurang nyaman jika bersepatu biasa.

Baca Juga: Jika Kamu ke Pangandaran, Kunjungi 5 Tempat Wisata Ini

Alamat Air Terjun Madakaripura: Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -7.855,113.007142

Hal Menarik Air Terjun Madakaripura

Menurut kitab Negarakertagama, kawasan Madakaripura adalah pemberian Raja Hayam Wuruk kepada Gadjah Mada. Saat Anda memasuki lokasi air terjun, terlihatlah patung mahapatih legendaris dari Kerajaan Majapahit tersebut.

Kearifan lokal di sana menyebutkan bahwa Gadjah Mada menjadikan Air Terjun Madakaripura sebagai tempat meditasi terakhirnya. Menurut keyakinan Jawa kuno, di sinilah Gadjah Mada mencapai moksa, yaitu menghilang dari muka bumi secara fisik dan spiritual. Tidak heran bila masih banyak orang datang ke lokasi air terjun ini untuk bermeditasi atau bertirakat, khususnya pada malam tangga 1 Syuro atau malam tahun baru penanggalan Jawa.


Sejauh mata memandang horizon di sana, Air Terjun Madakaripura laksana tersimpan dalam tabung kokoh berketinggian 200 meter. Suasana alami dan sejuk ditambah lumut-lumut basah yang tumbuh di dinding lembab membawa sebuah kesan mistis, terutama bagi mereka yang mengetahui latar belakang air terjun ini.

Menyaksikan keindahan panorama serta mengabadikan momen dengan kamera adalah cara terbaik untuk menikmati pesona Air Terjun Madakaripura. Air terjun yang terus-menerus mengalirkan curah air bepadu indah dengan lumut berkilauan akibat terkena sinar matahari. Tatkala Anda menengadahkan kepala ke arah langit, Anda dapat meresapi pesona indah yang dimilikinya.


Bermain-main air di tempat curahan air terjun ini adalah kegiatan lain yang populer dilakukan para penikmat perjalanan di kawasan wisata Air Terjun Madakaripura. Anda dapat merasakan sejuk dan dinginnya air yang sungguh menyegarkan.

Jangan lupa juga membawa bekal makanan saat berada di lokasi air terjun. Anda dapat menjumpai dengan mudah orang yang berjualan makanan dan minuman di sekitar kawasan Air Terjun Madakaripura.


Rute Perjalanan ke Air Terjun Madakaripura

Perjalanan menuju Air Terjun Madakaripura dapat ditempuh melalui jalur Surabaya. Tetapi agar lebih mudah, Anda sebaiknya menyewa mobil di Malang atau Surabaya. Bila tidak ingin repot, Anda dapat mengambil paket wisata ke Gunung Bromo yang juga memasukkan destinasi Air Terjun Madakaripura di dalamnya.

Perjalanan dari kota Surabaya menuju Probolinggo memakan waktu kurang lebih 3 jam, Anda akan melewati rute Sidoarjo – Porong – Pasuruan – Probolinggo.

Sesampainya di Probolinggo, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke sebuah daerah bernama Tongas. Di sana, Anda akan menjumpai sebuah pertigaan dengan patokan tugu kecil di tengahnya. Ada penunjuk arah ke lokasi Air Terjun Madakaripura dan Gunung Bromo. Dari sana, perjalanan masih akan berlangsung sekitar 30 menit sebelum penunjuk arah berikutnya terlihat. Anda hanya perlu mengikuti penunjuk jalan tersebut hingga sampai di lokasi.

Tulisan Oleh: Melda Anastasia

Lawang Sewu Semarang, Keindahan Arsitektural Bangunan yang Unik dan Klasik

Lawang Sewu Semarang merupakan salah satu objek wisata sejarah di Semarang yang menghadirkan keindahan arsitektural bangunan yang unik. Bangunan peninggalan masa lampau ini mampu menyuguhkan sebuah pemandangan yang disukai banyak kalangan, terutama para penikmat fotografi.

Lebih dari sekedar itu, Lawang Sewu adalah pula salah satu tempat bersejarah saat masa perang kemerdekaan Indonesia. Sisi menarik bangunan ini terletak pada riwayatnya, rancang arsitektural, hingga sejumlah kisah bernuansa mistis. Anda dapat menjumpai Lawang Sewu di kawasan Bundaran Tugu Muda, kota Semarang, Jawa Tengah.

Riwayat Lawang Sewu Semarang dimulai sejak tahun 1904 yang merupakan fase awal pembangunan bangunan tersebut dan terselesaikan 3 tahun kemudian. Rancangan bangunan dibuat oleh dua orang Belanda yang bernama B.J. Quendag dan J.F. Klinkhamer. Cetak biru denah bangunan Lawang Sewu ini ditandatangani pada tahun 1903 di Amsterdam.


Di awal permulaan, bangunan ini diperuntukkan sebagai kantor pusat NIS (Nederlands-IndischeSpoorwegMaatschappij), yakni perusahaan kereta api milik kolonial Belanda. Setelah Indonesia merdeka, PT. Kereta Api Indonesia yang dulu bernama Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia sempat menggunakan bangunan tersebut sebagai kantor. Dua instansi pemerintah lainnya juga pernah berkantor di sini, yakni Kantor Wilayah Kementerian Perhubungan Jawa Tengah dan Kantor Badan Prasarana Kodam IV/Diponegoro.

Pada masa itu dan hingga kini, masyarakat Semarang menyebut bangunan tersebut sebagai “Lawang Sewu” karena memiliki pintu yang  banyak. Dalam bahasa Jawa, “lawang” berarti pintu dan “sewu” berarti seribu. Secara harfiah, berarti pintu seribu. Tetapi sesungguhnya pintu bangunan ini tidaklah berjumlah seribu. Jika Anda mengunjungi bangunan unik di Semarang ini, Anda dapat menyaksikan betapa banyaknya jendela berukuran lebar dan tinggi yang melekat pada bangunan. Jendela-jendela inilah yang kemudian oleh masyarakat lokal dipersepsikan pula sebagai pintu.


Lawang Sewu Semarang juga memiliki nilai historis. Bangunan tua ini pernah menjadi saksi bisu Pertempuran Lima Hari di Semarang dan merupakan lokasi pertempuran antara Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) melawan Kidobutai dan Kempetai Jepang. Inilah sebab pemerintah lokal memasukkan bangunan tua tersebut sebagai salah satu bangunan bersejarah di Semarang yang harus dilindungi. Bangunan Lawang Sewu telah selesai dipugar dan direvitalisasi pada tahun 2011 lalu.

Alamat Lawang Sewu: Jln. Pemuda, Komplek Tugu Muda, Semarang, Jawa Tengah | (024) 3542015
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -6.984056,110.410793


Hal Menarik Lawang Sewu Semarang

Lawang Sewu Semarang terdiri dari empat bangunan. Anda harus membayar tiket masuk Lawang Sewu untuk dapat mengeksplorasi objek wisata ini. Tentu saja, Anda akan ditemani oleh pemandu tatkala berkeliling di Lawang Sewu. Jika Anda datang sendirian, Anda dapat bergabung dengan pengunjung lainnya yang ada di sana agar biaya jasa pemandu dapat ditekan lebih hemat.


Bangunan Lawang Sewu memiliki tiga lantai. Anda akan diarahkan ke lantai dua melewati sebuah tangga besar. Saat menaiki anak tangga, Anda dapat menyaksikan sebuah dinding kaca berukiran indah dan warna-warni. Kaca yang langsung didatangkan dari Belanda ini masih asli dan terawat. Tatkala menelusuri pintu-pintu dan lorong-lorong sepanjang lantai dua, pemandu biasanya akan menjelaskan sejarah bangunan ini. Coba lihat keadaan di luar bangunan, Anda dapat menyaksikan lalu lintas di kawasan Tugu Muda saat berada di balkon gedung ini.

Secara umum, bangunan Lawang Sewu memiliki suasana yang terbilang cukup pengap dengan pencahayaan yang remang-remang. Hal yang demikian turut menambah nuansa mistis dan mencekam yang mana sering mewarnai cerita-cerita dari mereka yang pernah berkunjung ke Lawang Sewu Semarang.



Beberapa orang yang memiliki kepekaan supranatural pernah mengisahkan tentang ragam penampakan yang ada di sana. Tetapi sesungguhnya, suasana tersebut tidak mengurangi pesona yang dimiliki bangunan tua yang berdesain indah dan artistik ini. Dari sekian banyak ruang yang ada, hanya ada satu ruangan yang terbuka. Konon, ruangan tersebut dulunya adalah ruangan kerja milik pejabat tinggi kolonial Belanda.

Penelusuran di sepanjang lantai dua akan berakhir di ujung bangunan di mana Anda dapat menemukan sebuah jembatan penghubung menuju gedung lainnya. Jembatan penghubung ini akan membawa Anda sampai ke gedung bagian belakang. Saat menelusuri lorong selanjutnya, akan terlihat sebuah selokan di bawah tepian sebuah lorong. Selokan ini konon pernah menjadi tempat untuk membuang mayat yang kepalanya telah dipenggal semasa penjajahan Jepang .

Dari lantai dua, pemandu akan membawa Anda menuju bagian atas. Bagian ini merupakan loteng dan menurut cerita pernah dijadikan tempat penyiksaan tawanan saat penjajahan Jepang.


Lawang Sewu juga memiliki ruang bawah tanah. Tetapi, Anda harus membayar lagi tiket masuk untuk dapat masuk ke ruang bawah tanah ini. Di masa lampau, ruangan yang semula berfungsi sebagai saluran pembuangan air ini pernah dijadikan sebagai penjara. Saat akan memasuki ruang bawah tanah, Anda dapat memabaca larangan untuk melakukan segala aktivitas berbau mistis. Untuk menelusuri ruangan bawah tanah ini, Anda perlu menerobos genangan air yang cukup tinggi.

Di Lawang Sewu Semarang, juga terdapat gedung lain berukuran lebih kecil yang difungsikan sebagai museum kereta api. Saat memasuki gedung ini, Anda dapat membaca tulisan mengenai sejarah bangunan Lawang Sewu. Gedung ini memiliki beberapa ruangan. Ruangan utama gedung dijadikan sebagai tempat untuk memamerkan sejumlah foto berukuran besar serta peralatan untuk mengatur jalur kereta api di masa Belanda.

Saat menjelajahi bangunan Lawang Sewu, Anda dapat menemukan beberapa spot menarik untuk mengambil foto. Bangunan yang artistik ini mampu menghadirkan background unik yang lazim diminati banyak pecinta fotografi.

Penulis: Sarah Armetia

Asyiknya Liburan ke Tempat Wisata Tanjung Lesung Banten!

Bagi masyarakat Jawa Barat dan Banten, tempat wisata Tanjung Lesung tentunya sudah tidak asing lagi. Banyak tempat wisata pantai yang indah dan dengan pasir putihnya yang menawan. Lokasinya berada di pemerintahan Pandeglang dengan luas wilayah 150 hektar. Menjadi primadona tempat wisata Tanjung Lesung yang selalu ramai dan masih banyak pantai-pantai yang asri dan natural di Tanjung Lesung.

Jika anda melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi dari arah kota Jakarta maka perjalanan ini bisa ditempuh hanya dengan 3-4 jam perjalanan. Maka sampailah anda dan keluarga di sebuah Tanjung dengan keadaan air yang tenang dan jernih. Dan dinamakan Tanjung Lesung karena daerah tanjung dan menjorok kelaut mirip lesung kata masyarakat sekitar maka dinamakan Tanjung Lesung.


Panorama Tanjung Lesung walaupun banyak pengujung tetapi masih sangat alami dan terawat. Dengan pasirnya yang putih dan batuan karang yang terjaga dengan baik dan tidak ada tanda kerusakan meskipun banyak pengunjung di tempat wisata Tanjung Lesung. Yang menarik di tempat wisata Tanjung Lesung adalah kawasan yang terletak di daerah bagian utara yang menghadirkan tebing yang tidak begitu curam dan membentuk laguna dengan air tenang dan kedalaman sampai 5 meter ke dalam laut.


Jika anda berkunjung ke tempat wisata Tanjung Lesung maka anda akan mendapat fasilitas liburan yang menyenangkan. Karena di sini anda bisa memanfaatkan fasilitas wisata seperti bersnorkling, banana boat, memancing, jetski dan bermain pasir putih yang sangat nyaman. Dan jika ingin berjemur maka tepian pantai dengan pasir putih sangat cocok untuk anda yang senang mencoklatkan kulit di pinggir pantai. Kemudian pada sore hari pengunjung akan dimanjakan dengan panorama sunset yang perlahan mengganti keindahan tempat wisata Tanjuang Lesung dengan suasana malam hari.

Pihak pemerintah dan swasta tidak ketinggalan dalam menambah fasilitas yang ada di tempat wisata Tanjung Lesung ini. Berbagai penginapan, hotel dan resort tersedia di sekitar tempat wisata Tanjung Lesung. Tentunya jika anda menginginkan pelayanan yang istimewa anda dapat menyewa resort, tentunya dengan harga yang istimewa. Dan jika anda ingin meminimalisir pengeluaran anda dapat menyewa homestay dengan harga yang relatif bersaing di tempat ini.

Tahukan anda jika Tanjung Lesung selain sebagai tempat wisata juga memiliki daerah wisata yang potensial lainnya seperti.

PANTAI BODUR

Merupakan pantai yang terletak di Tanjung Lesung yang menghadirkan suasana berenang dengan suasana pantai. Dengan keadaan pasir di bawah air laut yang lembut menjadikan tempat ini sangat nyaman untuk berenang dan menikmati sunset pada sore hari. Tempat wisata Tanjung Lesung ini bersebalahan dengan Tanjung Lesung yang membuat tempat ini juga ramai dikunjungi wisatawan.

KAMPUNG WISATA TANJUNG LESUNG

Jika anda ingin bersnorkling maka tempat inilah yang tepat anda kunjungi di tempat wisata Tanjung Lesung. Keanekaragaman hayati bawah laut yang sangat indah, meski tidak seindah tempat snorkling di Bali atau Raja Ampat, tapi di tempat ini menghadirkan suasana yang tentunya berbeda. Di tempat wisata Tanjung Lesung ini juga terdapat sekelompok swadaya masyarakat yang menjaga kekayaaan hayati di daerah dasar laut, seperti kegiatan melestarikan terumbu karang yang ada di wilayah Tanjung Lesung.

PULAU LIWUNGAN TANJUNG LESUNG

Tempat wisata Tanjung Lesung juga sangat memperhatikan keindahan alamnya. Hal ini ditunjukkan dengan wisata hutan mangrove yang sangat terawat dan terus terjaga agar tidak merusak ekosistem hutan yang ada di tempat wisata Tanjung Lesung.

Jika Kamu ke Pangandaran, Kunjungi 5 Tempat Wisata Ini


Tempat wisata di Pangandaran adalah salah satu kawasan wisata pantai di Jawa Barat yang terkenal. Pantai Pangandaran selalu menjadi tempat berkumpul banyak wisatawan domestik maupun mancanegara di saat hari-hari libur atau pada momen-momen khusus, seperti pergantian tahun baru dan lebaran.

Daya tarik wisata Pangandaran yang berlokasi di Kabupaten Ciamis ini adalah wisata pantai serta beragam kegiatan wisata pantai yang menyenangkan.

Selain tergolong wisata berbiaya murah, Pantai Pangandaran sangat mudah diakses dengan sejumlah transportasi yang ada.

Di Pantai Pangandaran, banyak warga menghabiskan waktu liburannya bersama dengan keluarga, kerabat, teman-teman, hingga pasangannya masing-masing.

Tempat wisata Pangandaran juga menjadi salah satu tempat wisata anak-anak yang digemari, tak jarang begitu banyaknya keluarga yang memilih agenda wisata ke Pantai Pangandaran ketika liburan sekolah dan hari libur lainnya. Jawa Barat sebagai salah satu provinsi berpenduduk terbesar di Indonesia adalah pula penyumbang utama jumlah wisatawan yang datang ke pantai ini.

Selain itu, objek wisata Pantai Pangandaran juga merupakan destinasi favorit bagi sebagian wisatawan luar negeri. Sudah menjadi kebiasaan di saat menjelang pergantian tahun, wisata Pantai Pangandaran ini selalu padat dengan hadirnya banyak wisatawan.

Beberapa tujuan alternatif wisata pantai lainnya yang dapat Anda pilih dalam agenda wisata Anda antara lain wisata Pantai Parangtritis di Jogja atau Pantai Anyer di Banten.

Tempat Wisata di Pangandaran

Apa saja tempat wisata di Pangandaran yang menarik untuk dikunjungi? Berikut ini adalah sejumlah objek wisata di Pangandaran yang dapat Anda pilih. Beberapa di antara objek wisata Pangandaran ini telah populer di antara para wisatawan dunia.

1. Pantai Pangandaran

Tentu saja Pantai Pangandaran adalah objek wisata terkenal di daerah Ciamis ini. Pantai Pangandaran adalah tujuan wisata yang telah menjadi primadona bagi masyarakat Jawa Barat. Salah satu tempat wisata terpopuler di Jawa Barat ini memiliki beragam kegiatan wisata pantai yang menyenangkan, diantaranya adalah berenang, perahu pesiar, memancing, berkeliling dengan sepeda, para sailing, jet ski, dan sebagainya.

Pantai Pangandaran memikiki air yang jernih dan bersih. Selain itu, pantai ini juga memiliki rentang waktu yang relatif lama antara kondisi air laut pasang dan kondisi surut. Oleh karenanya, berenang menjadi pilihan aktivitas wisata yang aman di pantai ini. Maka dari itu, wisata Pantai Pangandaran ini menjadi tempat berenang favorit bagi banyak keluarga dan anak-anak.

Pada setiap medio Juni atau Juli, di Pantai Pangandaran selalu rutin terselenggara acara internasion, yakni Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival). Sebagai salah satu destinasi wisatawan mancanegara, Pantai Pangandaran di Ciamis ini telah memiliki dukungan infrastruktur dan fasilitas publik yang lengkap.

Tempat parkir kendaraan di pantai ini tergolong luas. Tersedia juga hotel-hotel dan penginapan di Pantai Pangandaran dengan harga bervariasi, dari murah hingga mahal. Juga, tersedia bioskop, diskotik, bumi perkemahan, parasailing, jetski, layanan postel dan money changer, dan lain-lain.

Untuk dapat masuk ke kawasan ini, Anda harus membayar harga tiket masuk Pantai Pangandaran dengan kriteria sebagai berikut:


  • Jika Anda pejalan kaki, maka haraga tiket masuk Rp 3 ribu per orang
  • Jika Anda berkendara sepeda motor, maka haraga tiket masuk Rp 7 ribu
  • Jika Anda berkendara jeep/sedan, maka haraga tiket masuk Rp 28 ribu
  • Jika Anda berkendara jenis Carry, maka haraga tiket masuk Rp 35 ribu
  • Jika Anda menggunakan kendaraan penumpang besar, maka haraga tiket masuk Rp 40 ribu
  • Jika Anda berkendara bus kecil, maka haraga tiket masuk Rp 80 ribu
  • Jika Anda berkendara bus sedang, maka haraga tiket masuk Rp 104 ribu
  • Jika Anda berkendara bus besar, maka haraga tiket masuk Rp 169 ribu

2. Pantai Batu Karas

Pantai Batu Karas adalah pantai yang menawarkan suasana alam yang tenang serta gelombang laut yang bersahabat. Anda dapat menikmati suasana yang tenang di pantai ini dengan semilir angin sembari menikmati hidangan yang dijual di sekitar Pantai Batu karas. Beberapa kegiatan wisata yang dapat dilakukan misalnya, berenang, berperahu di bengawan, berkemah, dan bahkan berselancar.

Pantai Batu Karas adalah salah satu tempat wisata Pangandaran yang disukai wisatawan asing. Telah tersedia sejumla pondok wisata yang dilengkapi dengan arena bermain dan rumah ibadah di kawasan Pantai Batu Karas ini. Salah satu tempat menarik di Pangandaran ini juga menjadi pilihan tempat wisata keluarga, kerapkali pengunjung datang bersama dengan anak-anak mereka serta anggota keluarga lainnya. Pantai Batu Karas memiliki air laut yang bersih dan kebiruan, sungguh sebuah tempat wisata bersantai yang recommended!

3. Citumang Pangandaran

Salah satu tempat wisata alam Pangandaran ini menawarkan panorama alam yang indah. Objek wisata Citumang Pangandaran adalah sebuah sungai yang membelah hutan jati dengan air sungai yang bersih dan kebiru-biruan.

Pada beberapa spot, Sungai Citumang dapat digunakan untuk kegiatan berenang dan bermain. Meski demikian, keistimewaan dari tempat wisata ini adalah pesona aliran sungai dan panorama alam di sekelilingnya.

4. Green Canyon atau Cukang Taneuh

Green Canyon ini terletak tidak jauh dari Pantai Batu Karas. Daya tarik wisata Green Canyon di Pangandaran ini adalah aliran sungai Cijulang yang melintas menembus gua yang penuh dengan keindahan pesona stalaktif dan stalakmitnya.

Daerah ini juga diapit oleh dua buah bukit, serta terdapat banyak bebatuan dan pepohonan. Green Canyon di Pangandaran ini dapat diibaratkan laksana lukisan alam yang unik dan mengundang hasrat untuk menjelajahinya. Anda dapat melakukan kegiatan menyelam di tempat ini atau berenang sembari mengikuti aliran arus air. Pun demikian, terdapat banyak perahu yang siap mengantarkan Anda menjelajahi Green Canyon Indonesia ini.

Anda akan ditemani oleh pemandu dari setiap perahu yang Anda sewa tersebut. Harga tiket perahu di Green Canyon ini adalah sebesar Rp 125 ribu, dengan kapasitas maksimal 6 orang. Wisata Green Canyon ini terbuka bagi umum setiap hari sejak pukul 8 pagi hingga 5 sore.

5. Pangandaran Waterpark

Pangandaran Waterpark ini adalah objek wisata yang relatif baru di kawasan Pangandaran. Lokasi Pangandaran Waterpark berada sekitar 5 km sebelum pintu masuk wisata Pangandaran. Waterpark ini dibangun dengan sejumlah kolam besar dan lapangan khusus buat ATV track, berada diatas lahan seluas lebih dari 10 hektar.

Di tempat ini, Anda dapat bermain-main seperti luncuran, waterbom, petualangan seperti highrope, dan ATV track. Harga tiket masuk ke Pangandaran Waterpark ini adalah sebesar 15 ribu per orang di hari biasa dan Rp 20 ribu per orang di akhir pekan/libur.

Penulis: Melda Anastasia

Asyiknya Snorkeling di Kepulauan Seribu


Asyiknya Snorkeling di Kepulauan Seribu -  Kepulauan Seribu mempunyai aneka terumbu karang yang indah dan perairan jernih buat snorkeling. Salah satu spot di sini yang asyik untuk snorkeling adalah Pulau Bintang.

Berbagai sisi Kepulauan Seribu, baik daratan maupun bawah lautnya memang indah. Tak heran, wisatawan pun banyak yang menghabiskan liburannya di Kepulauan Seribu. Dari island hopping sampai snorkeling bisa dilakukan di sini.

detikTravel sempat menjajal snorkeling di Kepulauan Seribu akhir pekan lalu, tepatnya di sekitar Pulau Bintang. Saat itu saya berangkat di pagi hari dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Harapan naik kapal. Setelah tiba di Pulau Harapan dan meletakkan barang bawaan di homestay, barulah naik kapal yang lebih kecil menuju Pulau Bintang.

Perjalanan naik kapal dari Pulau Harapan ke Pulau Bintang menghabiskan waktu sekitar 30 menit. Di sepanjang perjalanan, tersaji pemandangan pulau-pulau kecil yang kebanyakan berpasir putih di Kepulauan Seribu.

Setibanya di Pulau Bintang, rupanya sudah ada beberapa kapal lain yang juga membawa wisatawan untuk snorkeling. Walaupun ramai, saya tetap bisa leluasa snorkeling karena areanya terpisah antara kapal yang satu dengan yang lainnya.


Sebelum loncat ke laut, terumbu karang ukuran besar ada yang sudah terlihat dari permukaan karena memang airnya begitu jernih. Saya dan beberapa wisatawan lain di atas kapal pun segera bersiap memakai pelampung, sepatu katak dan kacamata snorkeling.

Setelah siap, saya segera menceburkan diri. Dalam sekejap, keindahan alam bawah laut Pulau Bintang makin terlihat jelas. Terumbu karangnya cukup besar dan beraneka warna. Sesekali, gerombolan ikan kecil tampak berenang bebas.


Sembari snorkeling, terlihat beberapa wisatawan yang memotret atau merekam cantiknya alam bawah laut di Pulau bintang dengan kamera. Ada pula yang berenang ke karang yang agak besar, kemudian berpose untuk foto di sebelahnya.


Tak terasa, waktu satu jam telah dihabiskan untuk snorkeling. Saya pun kembali ke kapal dan melanjutkan perjalanan ke Pulau Perak untuk bermain di pantai dan menunggu momen sunset. Pulau Perak memang terkenal sebagai salah satu spot yang oke untuk menikmati momen matahari terbenam.

Tulisan: Kurnia Yustiana - detikTravel

Ketenaran Gudeg Jogja Sebagai Makanan Tradisional

Kuliner Khas Yogyakarta
Nangka Bahan Baku GudegSajian masakan Gudeg Jogjamasakan Gudeg Jogja
Jogja tak terlupakan, mungkin itulah ungkapan bagi wisatawan yang pernah berkunjung ke jogja. Tujuan dan tempat wisata yang merupakan hadiah untuk para wisatawan. Kearifan lokal dan eksotis alamnya membuat jogja begitu tersohor, tidak hanya dalam tataran nasional, namun juga mendunia. Namun tidak hanya itu, jogja juga dikenal memiliki beragam makanan khas dengan sensasi dan cita rasa berbeda, satu diantaranya adalah gudeg jogja yang menjadi Kuliner Yogyakarta paling populer khususnya bagi masyarakat asli jogja sendiri.

Gudeg Jogja merupakan masakan tradisional serta kuliner khas dari Yogyakarta. Ketenarannya telah terkenal sejak puluhan lalu hingga kini. Di indonesia, gudeg yang paling terkenal dan di anggap paling nikmat berasal dari yogyakarta. Masakan yang diolah dengan menggunakan bahan dasar buah nangka muda atau biasa disebut gori dan di kombinasikan dengan bumbu serta bahan-bahan masakan lain dengan proses pengolahan yang membutuhkan waktu tidak sedikit sampai dapat dihidangkan dan dinikmati.

Biasanya gudeg jogja sering dihidangkan beserta lauk lainnya seperti tempe, telur bacem dan tahu yang dibaluri sambal. Namun dalam hal cita rasa dan penyajiannya, gudeg jogja memiliki beberapa varian penyajian yang berbeda-beda. Beberapa diantaranya dari sekian variasi dalam penyajian gudeg jogja :

  • Gudeg basah; diolah dengan menggunakan kuah santan nyemek yang gurih dan biasanya gudeg basah ini banyak diburu untuk menu sarapan pagi. 
  • Gudeg kering; yang dimasak dalam waktu lebih lama sampai kuahnya mengering dan warnanya lebih kecoklatan. Rasanya akan terasa lebih manis dan bisa bertahan selama satu hari atau bahkan lebih jika dimasukkan ke dalam lemari es. Gudeg kering lebih banyak diburu oleh para wisatawan untuk jadikan sebagai oleh-oleh. 
  • Gudeg manggar; atau gudeg dengan olahan menggunakan bunga kelapa yang menghasilkan cita rasa berbeda. Bunga kelapanya terasa crunch sementara tangkainya sekilas memiliki rasa mirip jamur tiram.

Untuk menemukan makanan khas Yogyakarta ini atau gudeg jogja tidaklah sulit sebab dapat dengan mudah ditemukan di hampir sudut kota Yogyakarta.

Saturday, February 27, 2016

Sungai Terpendek Di Dunia Sungai Tamborasi

Siapa yang mengira jika sungai terpendek di dunia berada di Indonesia, Tepatnya bisa dijumpai di Kabupaten Kolaka - Sulawesi Tenggara. yaitu Sungai Tamborasi yang hanya membentang sekitar 20 meter dengan lebar sekitar 15 meter. Dan sementara sungai terpanjang di dunia adalah sungai Nil yang berada di Afrika.

Dan ternyata tidak hanya pantai dan keindahan bawah laut wakatobi yang ada di Sulawesi Tenggara yang memiliki daya tarik tersendiri di dunia, sungai Tamborasi termasuk salah satu objek wisata yang patut dibanggakan.

Sungai Tamborasi yang membentang sepanjang 20 meter dengan lebar sekitar 15 meter telah tercatat dalam Guinness Book of World Records sebagai sungai terpendek di dunia.

Sungai terpendek di dunia ini tepatnya berada di Desa Tamborasi, Kecamatan Wolo. Dan Desa Tamborasi sendiri diapit oleh Pegunungan Tamborasi dan bersanding di Teluk Bone. Air sungai yang mengalir segar berasal dari sebuah mata air yang berada diantara bebatuan tebing, dan tampak berwarna hijau dengan aliran air sungai sangat tenang sekilas mirip dengan air danau tetapi sejatinya air di sini mengalir. Dan memang jika dilihat sepintas, sungai terpendek di dunia ini terlihat seperti danau, tetapi aliran air yang mengalir menunjukan bahwa ini adalah sungai.

Hulu di sungai berhubungan langsung dengan laut pantai Tamborasi. Uniknya, kedua sumber air memiliki suhu yang berbeda. Air sungai terasa dingin dan air pantai lebih hangat. Terkadang terumbu karang pun terlihat jika air pantai menyurut.

Permandian alam ini merupakan tujuan wisata keluarga, sangat ramai ketika hari raya tiba. Jika  beruntung, binatang endemik seperti monyet berbulu emas dan beberapa spesies burung laut akan ditemukan di sekitar Sungai Tamborasi. Ada mitos lahir di Sungai Tamborasi. Konon apabila pengunjung dapat mengikatkan sebuah tali pada akar-akar pohon di pinggiran sungai, penduduk setempat percaya bahwa jodoh akan datang atau hubungan akan jadi harmonis.

Tarian Boshu Buton Melibatkan 20.000 Penari

Tarian Kolosal Bantena Butuni

Festival Budaya Tua Buton yang menampilkan pergelaran tarian kolosal Bantena Butuni (Tari Boshu) memecahkan rekor baru Muri, yaitu Perhelatan Tarian dengan melibatkan 20.000 penari.

Senior Manager MURI Paulus Pangka menyerahkan langsung piagam Rekor Muri kepada Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun SH, sebagai penggagas diselenggarakannya Festival Budaya Tua Buton dengan menghadirkan tiga adat tua Buton, yaitu Pedhole-Dhole, Pekande-Kandea, dan Tari Boshu.  Sebelumnya Upacara Adat Pedhole-Dhole, Pekande-Kandea sudah tercatat dalam rekor Muri. Pedhole-Dhole di ikuti 1.000 anak dan Pekande-Kandea 1.090 talang (nampan makanan).

Pekande-Kandea Budaya Phedole-Dhole
Tarian Kolosal Boshu sarat akan makna yang melambangkan semangat persatuan warga Sulawesi Tenggara. Tari kolosal Bentena Butuni, gerak dasarnya terinspirasi dari gerak Bhosu, karya almarhum La Ode Umuri Bolu. Dalam tari Boshu ada Mia Patamiana yang tertdiri empat orang yang punya pandangan berbeda tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu membangun Kerajaan Buton yang kemudian berubah menjadi Kesultanan Buton. Keempat orang itu, yakni Si Panjonga, Si Jawangkati, Si Malui, dan Si Tamananjo.

Perhelatan Tarian Kolosal Boshu ini sekaligus untuk mempertahankan budaya Buton Sulawesi Tenggara, karena tari Boshu ini dapat menyatukan lawan maupun sahabat menjadi lebih dekat lagi. Serta untuk mempromosikan kebudayaan Buton sekaligus mempromosikan daya tarik dan tujuan wisata di kabupaten ini. 

Jauh sebelumnya, Pulau Buton lebih dikenal sebagai lalu lintas perdagangan laut. Di kabupaten ini menyimpan berbagai keindahan dan daya tarik wisata berupa pantai-pantai indah, kaya akan adat istiadat, wisata pegunungan, kuliner dan lainnya. Dan beberapa objek wisata yang biasa dikunjungi diantaranya Benteng Keraton Buton, Pantai Nirwani, Air Terjun Tirta Rimba, Pantai Lakeba dan Air Terjun Samparona.